Clarissa Punipun
Posted on 04 Apr 2017

share

Fb

tw

g+

Hai, Reonites! Kali ini redaksi ingin memperkenalkan official cosplayer Oren, yang cantik dan imut, Clarissa Punipun. Bagi yang belum tahu, Oren adalah robot kucing yang bertugas mengumpulkan submisi-submisi komik, namun Oren yang di-cosplay-kan disini, adalah Oren versi manusia. Yuk, kita simak wawancaranya!

Halo, Kak Punipun, apa kabar? Sekarang sedang sibuk apa, Kak?

Halo! Kabar saya luar biasa! Saat ini kesibukan saya masih menjalani pekerjaan di kantor dan side job sebagai cosplayer.

Apakah ada pengalaman menarik selama bercosplay selama ini?

Selama kurang lebih 10 tahun cosplay, banyak sekali pengalaman-pengalaman menarik yang saya alami. Misalnya, saat pertama kali cosplay di event tahun 2006, saya tidak tahu kalau cosplay itu bakal banyak difoto-foto, padahal jaman itu saya benci sekali difoto, hahaha. Saya kira cosplay itu hanya memerankan menjadi karakter yang kita sukai saja.

Adakah pencapaian yang Kak Punipun dapat raih berkat menjadi cosplayer? Dan adakah goal yang selanjutnya ingin Kakak raih?

Pencapaian yang tidak pernah saya sangka adalah, saat diundang menjadi guest cosplayer. Saat itu saya merasa senang, khawatir, excited, thrilled, semua menjadi satu. Saya senang bisa mendapatkan kesempatan tersebut, namun saya juga khawatir, apakah saya pantas?, apakah saya bisa melakukannya? Pada akhirnya, saya memutuskan untuk menjalani saja tugas tersebut, dan berusaha supaya bisa selalu memberikan yang terbaik. Dari situ, lalu saya mulai mendapatkan kesempatan untuk menjadi guest ke beberapa kota di Indonesia seperti Pekanbaru, Surabaya, Makassar, Jogja, Semarang, kemudian juga menjadi guest/talent ke luar negeri seperti Thailand, Jepang, dan Singapore. Untuk goal berikutnya, saya ingin bisa lebih banyak berkontribusi kepada komunitas dan menyebarkan hal-hal positif mengenai hobi ini supaya tidak disalahartikan oleh khalayak umum.

Ngomong-ngomong soal pencapaian, ternyata ada hal yang dari dulu belum berhasil dilakukan ya?

Saya tidak bisa wink, disuruh rutin makan sayur, dan bersiul. Kata teman-teman, kalau wink mata saya ketutup dua-duanya (padahal saya bisa lihat pakai satu mata yang lain, loh). Sayur juga, saat ini lagi diusahakan untuk makan sayur tiap hari, tapi apa daya chicken nugget terlihat lebih menggoda. Sedang kalau mencoba bersiul, sampai sekarang yang keluar cuma angin dan ludah...

Debut Oren versi humanoid di event re:CON 2015

Kakak telah bergabung dengan re:ON Comics sejak event re:CON 2015 lalu, sebagai official cosplayer Oren. Apa kesan Kakak terhadap karakter Oren? Apakah ada kesamaan, atau justru bertolak belakang dengan sifat Kakak?

Saat pertama kali di-briefing soal karakter yang akan dicosplaykan, saya juga terkejut karena bentuknya kucing mailbox. Dalam hati saya pikir saya akan cosplay di dalam kardus! Hahahaha. Ternyata versi humanoid dari Oren muncul dan desainnya sangat unik! Warnanya ngejreng dan rambutnya tampak fluffy. Saya cukup nervous karena takut, tidak mendapat sambutan baik dari para Reonites (saya pesimis banget yak?), tapi untungnya banyak Reonites yang suka dan mendukung Oren versi humanoid! Kalau dari karakter Oren, mungkin sifat yang agak mirip itu, Oren suka berwajah datar dan cuek. Bedanya, saya berwajah datar, cuma kalau lagi bengong (dan saya sangat sering bengong), hahahaha. Walaupun begitu, sebenarnya Oren sangat peduli pada keluarganya, rajin, dan setia (mungkin supaya nggak diganti kucing beneran sama Reon).

Di video klip Teruslah Berlari, Kakak berperan sebagai Oren yang bermain drum. Bahkan pernah memainkan cover lagu “Dreams” (dari Hyper Fusion Cyborg Idol Rinka) menggunakan piano & cello. Ternyata Kak Punipun benar-benar bisa main drum dan macam-macam alat musik lain ya?

Iya, saya dari kecil suka sekali main musik. Alat musik pertama yang saya mainkan adalah pianika. Kemudian orang tua melihat dan memutuskan untuk mendaftarkan saya ke kursus Clavinova (semacam piano elektrik) dan saya sangat menyukainya! Kenyataan berkata lain, guru saya bilang kemampuan membaca not saya sangat kurang, kemudian saya pun memutuskan keluar kursus setelah ujian (lulus kok!) dan melanjutkan secara otodidak. Ternyata saya bisa memainkan lagu hanya dengan mengandalkan pendengaran dan memori. Selain piano, saya juga sempat belajar cello secara formal selama 1 tahun oleh cellist dari Twilight Orchestra, drum selama kurang lebih 10 tahun, gitar, dan bass secara otodidak. Dulu saya drummer di band saya (mainnya lagu-lagu rock), sehingga saat MV itu juga saya senang sekali bisa bermain drum lagi, walaupun banyak yang tidak percaya dan mencemooh. Yang mau lihat saya main semua alat musik bisa stay tune ke Instagram Live saya yah! Hahaha.

Mobile game Reon Puzzle Fighter

Dengar-dengar Kakak menjadi pengisi suara karakter Budi di mobile game Reon Puzzle Fighter ya? Bagaimana perasaan Kakak menjadi pengisi suara untuk pertama kalinya?

Pertama kali rasanya malu banget harus teriak-teriak di depan staf. Teriaknya pun seperti “HOEK!!!” atau “AAARGH!!!”, tapi hasilnya ternyata lumayan, yah. Ga nyangka juga, hahaha. Kesulitan itu ketika mengucapkan suatu line, saya sering melakukan gesture untuk membantu mendapatkan feel dari line tersebut namun sang supervisor bilang suara bergerak saya masuk ke dalam microphone, jadi harus diam mematung saat teriak-teriak hahahaha.

Oren versi Kebaya dan Oren versi Pin-up

Apakah Kakak punya versi kostum Oren yang paling berkesan? Kira-kira Kakak berharap di masa depan ada versi kostum apa lagi?

Paling berkesan itu mungkin versi kebaya, karena jarang sekali berkesempatan cosplay dengan campuran kearifan lokal. Pakai kebaya dan rok batik itu sesuatu! Harapannya sih bisa ada kostum Oren ciptaan Sagtavilia yang pernah dijadikan pin-up di biodata Oren. Kostumnya lucuuu!

Serial komik dan karakter favorit Kakak di re:ON?

Saya suka komik Population Zero karena gambar dan ceritanya keren. Saya juga makin suka sama Tawur (mungkin sudah merasa memiliki koneksi dengan Budi, karena pernah jadi pengisi suaranya, haha). Bataavia, aku juga suka karena unik. Duh banyak suka ini itu, hahaha! Karakter favorit saya juga banyak! Ada Margreet, Budi, Elias, Janus, dan tentu saja Oren!

Ada pesan-pesan untuk Reonites?

Terus dukung re:ON Comics yah! Semoga kita juga bisa sering-sering ketemu di event re:ON, bisa saling sharing tentang komik dan cosplay. [MS] [Photo: Bana Setyatama & dokumentasi pribadi Clarissa]

  Baca artikel selengkapnya di re:ON Comics Volume 26!



 

Back to Top