Faint Star @ Ennichisai 2016
Posted on 07 Jun 2016
Keramaian di Ennichisai 2016

share

Fb

tw

g+

Ennichisai merupakan acara festival kebudayaan tradisional Jepang, yang telah diselenggarakan sebanyak 7 kali. Acara ini diadakan pada tanggal 14-15 Mei 2016, di Little Tokyo, Wilayah terpadu Blok M, Jakarta Selatan.

Tema kali ini adalah Miracle, The Power of Love. Karena mereka ingin berbagi kasih dengan sesama, terutama yang membutuhkan. Bahkan dalam agenda tahun ini, mereka khusus menyediakan Love Booth, dimana pembeli dapat membeli gelang cinta aneka warna, lalu menulis pesan cinta di tiga buah papan raksasa yang tersebar di tiga titik lokasi, kepada orang yang mereka kasihi. Sebagian pendapatan dari penjualan gelang ini, akan disumbangkan kepada korban gempa Kumamoto.

Dashi diarak mengelilingi daerah Blok M hingga Melawai

Acara yang selalu diserbu pengunjung ini terbagi dalam dua kategori panggung , traditional stage dan pop culture stage. Dalam bagian traditional stage, ditampilkan berbagai seni musik tradisional Jepang, maupun pertunjukan budaya tradisional Jepang, yang dilakukan di atas panggung maupun di jalanan.

Sedang pada bagian pop culture stage atau disebut juga sebagai CLAS:H, ditampilan cosplay competition, karaoke competition dan juga penampilan SAGA, Loverin Tamburin, Love Android, Musumen, REDSHiFT, Yumi dan Intan Akimoto, jazz pianist Rei Narita dan tentunya FaintStar.

Faint Star sedang tampil di atas panggung

Faint Star sedang tampil di atas panggung

Penampilan Hina di atas panggung

Penampilan Yuria di atas panggung

Faint Star merupakan duo girl band yang dibentuk pada tahun 2014, terdiri dari Hina dan Yuria, Ini merupakan kedatangan Faint Star yang keenam kalinya ke Indonesia. Saat pertama kali mereka tampil di Ennichisai Tahun lalu, ternyata itu adalah pertama kalinya mereka bepergian keluar dari Jepang, dan tampil di panggung luar negeri. Hina mengaku sempat khawatir, apakah musik mereka akan diterima pasar Indonesia? Tapi ternyata setelah beberapa kali tampil di Indonesia, terbukti fans Faint Star di Indonesia semakin bertambah banyak.

Hina dan Yuria berfoto bersama penonton dari atas panggung

 

Berikut adalah beberapa rekaman wawancara kami bersama Hina dan Yuria.

Bagaimana pendapat kalian mengenai kualitas komik Faint Star: Our teachers are artists?

Hina: Kualitas artistiknya sungguh bagus!
Yuria: Annisa Nisfihani berhasil menggambar kami dengan sangat bagus, kami sungguh senang.

Nah, kalau perasaan kalian ketika karakter kalian menjadi tokoh komik?
Hina: Saya senang, sekali. Karena sebenarnya saya sendiri juga suka komik seperti Naruto, Dragonball dan lain-lain. Sehingga buat saya, bisa menjadi sebuah tokoh komik itu sangat luar biasa dan exciting.
Yuria: Ya, saya juga sangat excited, karena di dalam komik tersebut, badan saya jadi lebih bagus, hahaha.

Bagaimana pendapat tentang fans Faint Star di Indonesia?
Hina: Kami suka sekali, mereka dan semua orang Indonesia itu sangat ramah.
Yuria: Ya, sambutan penonton di Indonesia membuat saya betah dan ingin kembali lagi.

Apakah ada pesan-pesan untuk Reonites?
Hina: Ah, ya, Terima kasih banyak telah membaca komik kami dan menikmati pertunjukan musik kami.
Yuria: Terima kasih banyak, semoga kalian suka membaca komik Faint Star,kalau suatu hari bertemu, jangan malu untuk menyapa kami. [AP]

Hina & Yuria berfoto dengan komik "Our Teachers are Artists" yang terbit di re:ON Comics

___

Photo by: Andik Prayogo & Pitra

Back to Top