Liui Aquino
Posted on 02 Feb 2017

share

Fb

tw

g+

Halo, Reonites! Kali ini kita akan mengobrol dengan seorang cosplayer ganteng asal Filipina. Sudah tau kan siapa dia? Ya!, Liui Aquino!! Liui merupakan cosplayer official Reno (Reon and Friends) dan Laksmana (Grand Legend Ramayana) dari re:ON Comics. Udah pada nggak sabar, kan? Yuk, kita ikuti wawancara re:ON dengan Liui!

Halo, Liui! Apa kabar?

Kabarku baik (salam potato). Terima kasih! Hahaha XD

Mantap! Ngomong-ngomong, kan Liui sudah lama cosplay nih, bisa sharing kisahnya saat pertama kali memulai hobi ini?

Aku mulai cosplay dari tahun 2011, dan sejak saat itu, jadi suka sekali cosplay. Awalnya aku pergi ke acara cosplay sebagai seorang geek yang pemalu. Hahaha. Lalu, suatu hari, aku melihat teman sekolahku (adik kelas) ber-cosplay bersama temannya. Aku senang sekali akhirnya punya teman sesama penggemar cosplay. Setelah itu, aku tanya apakah diijinkan bergabung bersama grup mereka. Ternyata mereka baik sekali dan mengijinkanku untuk bergabung. Salah seorang teman cosplay baruku ini, ternyata sama-sama penggemar “Avatar The Last Airbender”. Lalu dia menyarankan aku untuk debut cosplay sebagai karakter dalam serial ini. Kemudian aku katakan pada mereka, keinginanku untuk bisa menciptakan style-ku sendiri, serta menunjukkan bakatku di bidang crafting, untuk membuat sendiri kostum dan semua perlengkapannya. Begitulah cerita awal dimana aku memulai kerja keras dan akhirnya bisa sukses di bidang ini :D

Apa arti cosplay buat kamu?

Semenjak saya memulainya, cosplay merupakan suatu kesenangan (fun) + kerja keras (hard work) dan rasa saling menghormati (respect).

Mengapa ingin menjadi cosplayer?

Selain untuk berbagi keterampilan di bidang cosplay dan menjadi karakter yang aku sukai, sebenarnya sekedar “untuk bersenang-senang dan berbagi kesenangan bersama semua orang”. :D

Apakah kamu punya tujuan cosplay yang belum tercapai?

Aku suka pertanyaan ini. Aku selalu bertanya kepada para cosplayer mengapa mereka cosplay juga. Semua orang harus berpikir tentang ini, kita tahu bahwa ini hanyalah sebuah hobi, tapi apa tujuan dari hobi ini? Ya kan?! :D Buatku, saat pertama kali memulai, aku hanya ingin berteman dengan orang-orang yang memiliki ketertarikan dan kegilaan seperti yang kumiliki. Untuk menunjukkan kemampuan kreativitas dan kemampuan crafting. Terutama untuk membuktikan bahwa cosplayer pria sekalipun (terutama di Asia) bisa mendapatkan spotlight di panggung dunia cosplay. Ketika waktu terus berjalan, tujuanku pun berkembang. Sekarang tujuanku adalah mengelilingi dunia, bertemu teman-teman baru, mencoba makanan yang berbeda, mengunjungi tempat yang hanya bisa kulihat di foto, mencoba sesuatu yang berbeda untuk pertama kalinya, mendorong orang supaya mereka dapat melawan cyber bullying cosplay, menjadi inspirasi untuk para cosplayer, terutama generasi baru, dan tentunya untuk tetap dapat bersenang-senang dan berbagi kebahagian dan kegilaan dengan semua orang, haha :D

 

Liui sebagai Laksmana di acara ComicFest ID 2016

 

Bagaimana dengan kostum? Apakah kamu membuatnya sendiri atau apakah punya tim untuk membuat kostum?

Normalnya, aku membuat kostumku sendiri. Aku bisa menjahit, membuat armor, membuat senjata, dan make-up sendiri. Tapi belakangan ini, aku sangat sibuk karena jadwalku dan traveling, sehingga aku harus meminta bantuan dari penjahit untuk membuat dasar dari kostumku (kain), lalu aku akan menambahkan detil dan aksesoris lainnya. Untuk pembuatan armor, apabila benar-benar tidak ada waktu, aku akan meminta bantuan dari mentor craftingku. Dia akan membuat dasar bentuknya, lalu aku akan menambahkan detil, aksesoris, dan mewarnainya. Aku tidak punya tim, sepertinya aku lebih memilih untuk bekerja membuat kostumku sendiri.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah kostum?

Tergantung dari karakter yang akan di cosplay-kan. Apabila kostumnya hanya terdiri dari bahan kain, maka 2-5 hari cukup. Sedang kalau ada armor dan senjata, mungkin butuh 5-10 hari. Rata-rata 6-8 jam per hari. Biasanya, tergantung dari mood dan deadline. Aku bisa melakukan sihir terhadap waktuku. Hahaha.

Apakah kamu memiliki pengalaman menarik selama bercosplay?

Ya!!! Banyak! Aku tidak tahu darimana harus memulai! Hahaha! Pengalaman sedih, mungkin waktu aku memiliki 14 jam penerbangan pulang ke rumah, dan itu adalah hari ulang tahunku. Pengalaman lucu, OMG!!! Banyak!!!! Aku rasa aku adalah cosplayer pria tergila dan tercupu di Asia hahaha!!! Follow saja aku di Facebook atau Instagram, aku selalu meng-upload pengalaman lucuku disana. Hahaha

 

Liui sebagai Laksmana dari Grand Legend Ramayana

Liui sebagai Laksmana dari Grand Legend Ramayana

 

Bagaimana pendapatmu tentang re:ON Comics?

Hal pertama yang langsung muncul di kepalaku adalah.. re:ON Comics adalah…. “Keluargaku di Indonesia” ;u;

Bagaimana perasaanmu saat bercosplay sebagai Reno dan Laks?

Sebagai Reno, aku merasa pintar, tampan, dan dewasa sebagai kakak laki-laki. Hahaha. Sebagai Laks……… Aku merasa sangat Indonesia! Hahaha mungkin karena kostumnya. Hehe. Sebenarnya, aku merasa Laks itu penuh petualangan dan lebih kocak!

Apakah kamu punya tips dalam bercosplay?

1. Tidak masalah apakah kamu membuat kostummu sendiri atau tidak, kamu tetap seorang cosplayer.

2. Jangan pikirkan semua omongan negatif orang tentang cosplaymu, tapi jadikan pembelajaran, terus maju dan kembangkanlah dirimu, selalu berpikir positif dan bertemanlah dengan orang yang memberikanmu energi positif!

3. Kalau kamu dibully saat cosplay, kamu hanya punya 2 pilihan; maju terus dan lupakan, atau lawan dan perjuangkan hakmu. Itu adalah pilihanmu.

4. Jika kamu melakukan usaha lebih untuk cosplaymu, orang-orang akan menyadari dan menghargai itu.

5. Tidak ada peraturan resmi di cosplay, tapi ingatlah satu hal: UNTUK SALING MENGHORMATI. Cosplay adalah untuk bersenang-senang (selama kamu tidak menyakiti orang lain)! *wink*

Bagaimana cara kamu menghadapi haters atau omongan buruk?

Tergantung dari seberapa kasarnya mereka kepadaku atau kepada temanku haha! Aku memanggil orang-orang seperti itu “BULLIES”. Sebelumnya, aku hanya diam saja dan tidak menghiraukan mereka, tapi terkadang, aku menyadari bahwa tidak apa-apa untuk memperjuangkan hal yang benar. Aku juga manusia, aku tahu bagaimana rasanya marah. Hahaha. Tapi, aku selalu mengingatkan diriku untuk mengontrol diri, mereka hanya membuang-buang waktuku. Jadi apa yang aku lakukan sekarang hanya “like” pada komentar jahat mereka dan menjadi lebih baik dari mereka, itu adalah pembalasan yang manis! Hahaha!

Apa tantangan terbesar kamu sebagai seorang cosplayer?

Untuk pemula, aku rasa tantangan terbesar mereka adalah bagaimana cara mereka mengerti apa itu cosplay dan bagaimana cara menentukan suatu tujuan dari hobi ini. Ini bukan tentang ketenaran, tapi tentang kreativitas dan dedikasi. Satu hal lagi, orang-orang yang masuk ke komunitas ini harus sadar bahwa komunitas ini sangat keras, banyak masalah, drama, dan bully dimana-mana. Semua orang harus mempersiapkan diri mereka dan belajar bagaimana untuk berpikir positif. Cara berpikir yang baik sangat penting di komunitas ini. Terakhir, untuk aku sebagai cosplayer pria, sangat sulit untuk mendapatkan spotlight dan membangun namaku. Di cosplay dan di kehidupan nyata, kamu tidak dapat mengandalkan orang lain, kamu harus mendapatkan gelar sendiri dan ini semua tentang fokus, kerja keras, kesabaran, kedisiplinan, dan dedikasi.

 

Liui di acara ComicFest ID 2016

Liui sebagai Reno (Prince Version) di acara ComicFest ID 2016

Apa pendapatmu tentang Indonesia dan fans Indonesia-mu?

Oh my gosh! Haha! Aku selalu sangat senang untuk bertemu para fans dan teman-temanku! Haha! Aku juga sangat senang bertemu orang-orang baru! Maksudku, orang-orang gila, haha! Aku rasa fansku semua juga gila dan lovely sepertiku, maka dari itu aku sayang sekali pada mereka! Indonesian fans adalah salah satu dari yang terbaik dan potato yang paling manis di hidupku! Hahaha!!!

Ada yang ingin kau sampaikan kepada Reonites? :D

Kepada semua Reonites, terima kasih untuk supportnya kepada re:ON Comics! Tetaplah mendukung budaya komik sendiri, karena kesuksesan re:ON Comics merupakan kesuksesan untuk semua pembaca komik Indonesia, ini juga membuat budaya Indonesia hidup. Terima kasih and see you soon! Let’s keep in touch! [CP] [Photo: Dokumentasi re:ON Comics]

Baca artikel selengkapnya di re:ON Comics Volume 21!

Back to Top