Popcon Asia 2017
Posted on 31 Jan 2019

share

Fb

tw

g+

Popcon Asia 2017 yang digelar pada 5 & 6 Agustus kemarin, kembali sukses merayakan karya-karya kreator Indonesia khususnya di bidang industri kreatif seperti film, komik, game, animasi, toys, dan performance. Sebagai ajang perayaan pop culture berskala internasional di Indonesia, Popcon senantiasa bekerja sama dengan perwakilan negara lain, seperti Perancis lewat IFI, Belanda - Erasmuis Huis, Australia dan Korea lewat KOCCA, agar dapat melakukan transaksi ilmu dan tukar budaya.

Dengan bertumbuh besarnya Popcon Asia setiap tahunnya, tahun ini Popcon digelar di Hall B, Jakarta Convention Center yang tentunya lebih besar dan luas dibandingkan  venue tahun lalu. Hal ini terasa dari jarak lorong antar booth kreator yang lebih lapang dan luas, sehingga pengunjung tidak perlu berdesakan. Terlebih lagi Popcon sebagai rumah para kreator Indonesia selalu dijadikan tempat silaturahmi para kreator selain unjuk gigi karya. Maka jarak lorong yang lapang ini membuat kreator lebih leluasa mondar-mandir untuk berinteraksi dan berjejaring.

Sesuai tema POP PARADE, tahun ini Popcon Asia hadir dengan porsi “FUN” yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya. Tentu semua ini diiringi oleh segudang aktivitas yang membuat lebih banyak pilihan untuk bersenang-senang di Popcon Asia 2017. Dimulai dari kompetisi dan game dengan berbagai macam hadiah. Salah satu contohnya banyaknya jenis kompetisi untuk para cosplayer.

Mulai dari “Low Costplay Challenge” yang mendobrak stigma bahwa cosplay untuk siapa saja dan dapat dilakukan dengan barang sekitar, “Popcon Cosplay Competition” yang diselenggarakan bersama re:ON Comics dengan salah satu Pop Star yang menjadi jurinya yaitu Chris Cantada, youtuber sekaligus cosplayer asal Filipina. Ada juga “Popcon Melon Cosplay Competition” yang bekerja sama dengan Indomilk dalam membuat interpretasi baru akan kostum melon, “Wiro Sableng Experience” yang berlomba-lomba hadir ke Popcon Asia dengan kostum Wiro Sableng dalam rangka perilisan film Wiro Sableng oleh Lifelike Pictures, dan “BumiLangit Cosplay Competition” dengan memperagakan karakter-karakter dari BumiLangit.

Melon Cosplay Competition

Popcon Melon Cosplay Competition

 

Wiro Sableng Experience

Para pemenang Wiro Sableng Experience berfoto bersama

 Itu baru dari segi cosplay, masih banyak kompetisi lain yang memeriahkan Popcon Asia 2017 seperti “Pop Art Make Up Competition” yang bekerja sama dengan re:ON Comics dan disponsori oleh Sephora, “Jouchaku Challenge” yang memeragakan gerakan Jouchaku-nya Gavan, “Kamen Rider Ryuki Henshin Challenge” yang mempraktekkan 13 gerakan henshin Kamen Rider Ryuki dan dinilai langsung oleh Ayano Fujisawa, aktris Kamen Rider Ryuki yang juga menjadi salah satu Pop Star tahun ini. Ada juga “ModCon 2017” yang bekerja sama dengan Kedutaan Besar Australia, “Toys Photography Competition” yang berkolaborasi dengan komunitas SHF Indonesia, “Doodle Battle” antar kreator, dan lain sebagainya. 

Make Up Competition

Para peserta Pop Art Make Up Competition

Belum lagi area Tabletopia yang menyediakan permainan boardgame, area Archipelageek yang menampilkan 12 game nominasi Popcon Award yang bisa langsung dimainkan, dan tentu saja masing-masing exhibitor yang punya aktivitas sendiri yang menawarkan berbagai game seru dan hadiah merchandise lucu yang sayang untuk dilewatkan. Salah satu hal menarik di Popcon tahun ini juga adanya official INSTAGRAM yang ikut meramaikan Pop Parade dengan “Instagram Stories Treasure Hunt Challenge” yang berhadiah merchandise Instagram dan pastinya kehadiran booth-nya yang instagram-able.

Sementara itu di area panggung pun tidak kalah seru dengan berbagai macam konten acara. Mulai dari launching karya dari berbagai bidang industri kreatif, talkshow seru baik bersama Pop Star internasional maupun diskusi ringan membahas topik hangat industri kreatif, dan tentunya sederet panggung musik yang dimeriahkan oleh penampilan JKT48 Team T, Gamelawan, Gafarock, dan Lumina Scarlet.

Hal yang menarik perhatian di panggung Popcon Asia 2017 adalah “Art Jam” yang mempertemukan Pop Star antar negara, seperti Ario Anindito (ilustrator Marvel, DC Comic) dari Indonesia, Aimee de Jongh (ilustrator, animator) dari Belanda, Tooru Fujisawa (komikus ‘Great Teacher Onizuka’) dari Jepang, dan Charles Santoso (ilustrator, concept artist ‘The Lego Batman Movie’) dari Australia. Dengan latar belakang profesi yang berbeda walau masih dalam satu bidang yang sama yaitu ilustrasi dan komik, empat Pop Star ini pun adu keahlian dengan menggambar Poppo, maskot Popcon Asia dengan style yang menjadi ciri khas mereka masing-masing. Sesuai namanya, tidak ada yang menang dan kalah dalam Art Jam ini, yang ada hanya tawa canda para Pop Star yang menunjukkan keahliannya di atas panggung dan tepuk tangan meriah penonton.

Sebagai tempat selebrasi, tahun ini Popcon juga menjadi tempat “Perayaan 35 tahun serial Gavan” yang dihadiri oleh Kenji Ohba, aktor legendaris yang memopulerkan serial Gavan dan Yuma Ishigaki, aktor muda yang mendapatkan tongkat estafet serial Gavan dengan serial terbaru ‘Gavan Type-G’. Banyak aktivitas seru terkait perayaan yang satu ini, salah satunya adalah saat Kenji Ohba dan Yuma Ishigaki memeragakan Jouchaku bersama di atas panggung yang acaranya dipandu oleh Desta Clubeighties, yang ternyata juga fans dari serial Gavan. Tidak hanya Gavan yang memeragakan gerakan Jouchaku mereka, Yoshi Sudarso, Peter Sudarso, dan Walter Jones juga memeragakan gerakan perubahan dari serial Power Rangers yang mereka perankan masing-masing.

Jouchaku!

Kenji Ohba & Yuma Ishigaki sedang memeragakan Jouchaku

 

Peter & Yoshi Sudarso

Peter Sudarso & Yoshi Sudarso in action

Perlu diketahui, serentetan nama guest internasional yang menjadi Pop Star di Popcon Asia 2017, seperti Yoshi Sudarso, Peter Sudarso, dan Charles Santoso memiliki benang merah yang sama yaitu sama-sama artist yang berasal dari Indonesia dan sukses di kancah internasional. Selain untuk bertemu dengan fans, kehadiran mereka di Popcon bertujuan untuk berbagi cerita dan pengalaman mereka. Yoshi Sudarso dengan karier aktornya yang populer melalui peran Ranger Biru di Power Rangers Dino Charge, Peter Sudarso dengan perjalanan kariernya dalam memerankan Ranger Biru di Power Ranger Ninja Steel, dan Charles Santoso dengan perjalanan kariernya sebagai concept artist dari The Lego Batman Movie.

Tidak hanya bersenang-senang, Popcon Asia 2017 masih menjadi sarana untuk mempertemukan antara kreator lokal dan publisher tanpa dipungut biaya melalui POP CONNECT yang dulu namanya adalah Portofolio Review. Selain itu ada juga workshop dan masterclass yang menjadi tempat menimba ilmu dari para kreator terbaik di bidangnya.

Cosplay Competition

Para pemenang Popcon Cosplay Competition berfoto bersama

 

Selain perayaan, salah satu unsur Popcon yang tidak pernah lepas adalah unsur penghargaan. Bekerja sama dengan Akademi Samali, Spektakel.id, dan Asosiasi Game Indonesia (AGI), untuk pertama kalinya Popcon mempersembahkan POPCON AWARD yaitu ajang penghargaan sebagai bentuk apresiasi terhadap kreator Indonesia. Tahun ini Popcon Award terbagi dalam tiga kategori yaitu komik (4 kategori), game (3 kategori), dan video online. Berikut daftar pemenang Popcon Award;

 

KATEGORI KOMIK

- Comic of the Year: H2O Reborn Vol 2 oleh Sweta Kartika

- Webtoon of the Year: Terlalu Tampan oleh Muhammad Ahmes Avisiena Helvin (Mas Okis)

- Indie Comic of the Year: Teh Punya Cerita oleh Bintang Suhadiyono

 

KATEGORI GAME

- PC & Console Game of the Year: Orbiz oleh Anoman Studio

- Mobile Game of the Year: Chips: Monster Trap oleh Dragon Capital Center

- Most Anticipated Game of the Year: Forged of Blood oleh Critical Forge

 

KATEGORI VIDEO ONLINE

- Webseries of the Year: The Agency oleh Skinny Indonesia

- Music Cover Video of the Year: Jinny Oh Jinny oleh CVX

- Gaming Video of the Year: Keliling Sumatra Bag 3: Sugeng Rahayu Buka Jalur II Eps 2 Mod Indonesia oleh Sate Tegal Kebut

- Edu Video of the Year: Siapakah Pribumi Asli Indonesia oleh Kok Bisa?

 

Terlepas dari segala kekurangan yang ada, Popcon tahun ini sukses menyelenggarakan parade para kreator dengan hamburan karya-karyanya yang bahkan memerlukan banyak waktu untuk dinikmati satu per satu oleh para pengunjung. [Foto dan artikel oleh: Panitia Popcon Asia 2017]

Baca artikelnya lebih lanjut di re:ON Comics Volume 29

Yeah! Komik NusaV versi bahasa Indonesia akan hadir di majalah re:ON secara rutin mulai volume 28. Terbit perdana di event Popcon Asia 2017~! Nusa five merupakan project Intellectual Property hasil kerjasama tim kami; Padma Pusaka Nusantara dengan penerbit Shogakukan Asia dan menggandeng re:ON comics sebagai rekan penerbit lokal. Siapa tuh yang nampang jadi cover modelnya? Ayo tebaak ^^ Tunggu edarnya di toko buku Gramedia dan di Tokopedia reon ♡

Posted by Sweta Kartika on Tuesday, July 25, 2017

@reoncomics POPCON 2017 special edition *_*~~ selain ini juga ada Re:ON Volume 28 loh! Don't forget to come & visit us...

Posted by Franzeska Edelyn on Saturday, August 5, 2017
Back to Top