Review : Fireworks, should we see it from the side or the bottom?
Posted on 10 Nov 2017

share

Fb

tw

g+

打ち上げ花火、下から見るか? 横から見るか?

–Fireworks, should we see it from the side or the bottom?

(SHAFT, 2017)

 

Sinopsis (menyadur dari Wikipedia): Di suatu hari musim panas, sekelompok remaja berencana untuk melihat kembang api dari mercusuar kota, mempertanyakan apakah ledakan kembang api itu bulat atau datar ketika dilihat dari samping. Di tempat lain, Nazuna sang idola kelas mengajak Norimichi, pemuda yang menyukainya, untuk pergi kawin lari. Takdir apakah yang menunggu keduanya di hari yang terus mengulang?

 

articlefireworks1

 

 Review:

 

Setelah sukses meluncurkan Kizumonogatari tahun lalu (2016), studio SHAFT kembali membawakan anime berformat layar lebar berjudul 打ち上げ花火、下から見るか? 横から見るか? –Fireworks, should we see it from the side or the bottom?. Moxienotion sebagai distributor resmi dengan  menghadirkan film animasi tersebut di Indonesia dengan judul Fireworks.

 

Fireworks menceritakan mengenai seorang anak laki-laki bernama Norimichi bersama teman-temannya yang berdebat mengenai bentuk kembang api ketika meledak di udara itu apakah terlihat bulat atau datar. Kemudian mereka memutuskan untuk membuktikannya dengan mengamati dari puncak mercusuar kota mereka, namun Norimichi sendiri diam-diam tidak ikut dan justru pergi menemani Nazuna—gadis populer di kelas mereka—untuk pergi kawin lari.

 

articlefireworks2

 

Film ini menyajikan keunggulan terutama di bagian visual dan deretan pengisi suara di dalamnya. Dengan tingginya kualitas animasi tiap karakter—hingga ke lambaian tiap riap rambut, lipatan rok, kedipan mata—yang konsisten di setiap adegan, cameraworks yang apik, ledakan kembang api yang dibuat dengan indah, dan tak lupa gaya headtilt atau kepala menengok belakang yang khas dari studio mereka, Akiyuki Shimbo sebagai Head Director kembali sukses membawakan animasi layar lebar dengan kualitas visual yang sungguh memanjakan mata.

 

Studio SHAFT tak melupakan bagian pengisi suara yang memegang peranan penting dalam membuai penonton. Artis-artis papan atas yang sedang naik daun seperti Hirose Suzu (Kaori Miyazono dari Shigatsu Kimi no Uso live action) dan  Masaki Suda (Philip dari Kamen Rider W) digadang menjadi dua tokoh utama animasi ini sebagai Nazuna yang misterius dan Norimichi yang tak pantang menyerah. Tak tanggung-tanggung, pengisi suara kaliber atas, seperti Miyano Mamoru (Light Yagami dari Death Note), Kana Hanazawa (Sengoku Nadekodari seri Monogatari), Toyonaga Toshiyuki (Katsuki Yuri dari Yuri!!on Ice) dan Yuki Kaji (Eren Jaeger dari Shingeki no Kyojin) terlibat dalam animasi ini sebagai pemeran pendukung. Musik latar yang digawangi oleh Kosaki Satoru ditambah dengan kolaborasi Kenshi Yonezu dan DAOKO dalam lagu tema utama sukses membuai penonton hanyut dalam kemisteriusan romantisme masa muda yang diusung anime ini.

 

articlefireworks2

 

Pembawaan yang berangkat dari premis cerita yang sederhana dengan twist-twist yang menyusup dari tengah cerita hingga akhir, membuat Fireworks memiliki alur cerita yang mungkin tak mudah terduga oleh penonton dan membuka pikiran bagi siapapun yang sudah menontonnya.

 

Back to Top